Mahasiswa KKN Unima Dorong Budaya Literasi Desa Tompasobaru Satu

TERBERITA.COM, Minahasa – Mahasiswa KKN Tematik Literasi Universitas Unima melaksanakan program literasi di Perpustakaan Desa Tompasobaru Satu dengan fokus pada kegiatan membaca nyaring, cerdas mengulas buku, dan menulis cerita berbasis bahan bacaan dengan tema utama kegiatan ini adalah “Dari buku kita membaca, Dari Gambar kita berkarya”.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja utama mahasiswa KKN Tematik Literasi Unima dalam bidang pendidikan dan pengabdian pada masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya menumbuhkan minat baca, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan keterampilan menulis anak-anak dan remaja desa.

Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa mengadakan kelas membaca nyaring bagi siswa sekolah dasar, di mana peserta diajak untuk membaca buku dengan suara nyaring dan intonasi menarik.

Tujuannya bukan hanya untuk melatih kelancaran membaca, tetapi juga menumbuhkan pemahaman dan kecintaan terhadap isi bacaan.

Selain itu, kegiatan “Cerdas Mengulas Buku” mengajarkan peserta untuk menyampaikan kembali isi buku secara singkat namun bermakna, melatih kemampuan berargumentasi, dan membangun rasa percaya diri dalam berbicara di depan umum.

Tak kalah menarik, sesi “Menulis Cerita Berbasis Isi Bacaan” memberi ruang bagi peserta untuk mengekspresikan kreativitas mereka.

Anak-anak diajak menulis cerita baru yang terinspirasi dari buku yang telah dibaca, dengan bimbingan mahasiswa Unima. Hasil karya peserta kemudian dipajang di ruang perpustakaan desa sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.

Koordinator Posko Tompasobaru Satu, Veldy Tenda, menyebutkan, kegiatan ini bertujuan memperkuat fungsi perpustakaan desa sebagai pusat belajar masyarakat yang produktif.

“Kami ingin mengubah pandangan bahwa perpustakaan hanya tempat menyimpan buku tetapi melalui kegiatan interaktif seperti membaca nyaring, mengulas buku dan menulis cerita berbasis bahan bacaan, perpustakaan menjadi ruang yang menyenangkan untuk belajar,” ujarnya.

Hukum Tua Desa Tompasobaru Satu, Selfie Iroth, S.Pd., menyampaikan apresiasi serta dukungan terhadap kontribusi mahasiswa KKN Tematik Literasi Unima.

“Program ini berdampak positif, terutama bagi anak-anak yang kini lebih rajin datang ke perpustakaan. Kami berterima kasih karena mahasiswa KKN Unima telah membantu menghidupkan kembali semangat literasi di desa kami,” kata Selfie.

Kegiatan literasi yang berlangsung selama tiga minggu tersebut ditutup dengan kegiatan apresiasi literasi tingkat desa.

Mahasiswa KKN Tematik Literasi Unima juga menyerahkan donasi buku bacaan anak dan remaja kepada pihak perpustakaan desa sebagai bentuk dukungan keberlanjutan program literasi.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari gerakan literasi berkelanjutan di tingkat desa, sejalan dengan Gerakan Literasi Nasional dan program Merdeka Belajar yang terus digalakkan oleh pemerintah.