Lestarikan Budaya Lewat Pemberdayaan Generasi Muda
TERBERITA.COM, Minahasa – Tanah Minahasa memiliki sejarah panjang dan kaya akan nilai budaya yang tidak ditemukan di daerah lain.
Kekayaan tersebut menjadikan Minahasa sebagai daerah dengan warisan budaya yang unik dan khas.
Meski demikian, semua hal berharga itu kini menghadapi tantangan sulit di era digital karena semakin terkikis.
Untuk menghadapinya, dibutuhkan komitmen dan langkah nyata dari pemerintah serta masyarakat terutama generasi muda.
“Pemerintah setempat perlu memberdayakan generasi muda agar membangkitkan kesadaran untuk terus menjaga nilai budaya dan kearifan lokal Minahasa,” kata Jelita Kaligis.
Baginya pemberdayaan generasi muda sangat penting demi meningkatkan kesadaran masif untuk melestarikan budaya, tradisi, pariwisata, dan sejarah di Minahasa.
“Saya yakin hal itu bisa menjadikan Kabupaten Minahasa semakin maju dan sejahtera,” ungkap pemilik akun Instagram @jelita.erfika ini.
Manfaatkan platform digital
“Sebagai role model dan juga duta daerah Minahasa, langkah konkrit yang dapat saya lakukan ialah memanfaatkan platform digital,” ungkap peraih gelar Wulan Minahasa 2025 ini.
Dalam hal ini, generasi muda memiliki jiwa kreatif dan inovatif yang bisa digunakan demi membangun branding kuat melalui media sosial.
“Seperti membuat konten menarik yang berorientasi pada pelestarian nilai budaya. Itu tidak hanya sebatas menjaga eksistensi, tapi juga sarana promosi yang bisa diakses secara global lewat platform digital,” ucapnya.
Di samping itu, gadis kelahiran Langowan, 21 Januari 2005 ini menjelaskan, platform digital sangat berguna untuk mengedukasi, menginspirasi, serta melestarikan nilai budaya.
Jelita yang hobi olahraga dan bernyanyi ini berharap generasi muda memiliki kesadaran yang sama untuk menjaga dan melestarikan budaya sebagai identitas bangsa.
“Karena generasi muda merupakan agen perubahan yang berperan penting membangun bangsa. Mari sama-sama, lestarikan budaya di tengah kencangnya arus globalisasi,” tandasnya. (Mhr)
