Tirsa Natalia Sondakh Terus Kembangkan Kreativitas di Era Digital
TERBERITA.COM, Manado – Kreativitas Anak muda di era digital semakin beragam dan menarik.
Fakta ini didukung kondisi perubahan zaman yang memicu proses adaptasi dan peningkatan pola pikir kreatif.
Meski demikian, potensi kreativitas anak muda harus terus diasah dan dikembangkan di era digital.
Hal itu serupa dikatakan Tirsa Natalia Sondakh.
Ia berpandangan, anak muda perlu bersikap terbuka terhadap perkembangan teknologi dan tidak takut mencoba hal-hal baru.
“Di era digital sekarang, banyak platform yang bisa dimanfaatkan untuk menyalurkan ide dan kreativitas, baik di bidang seni, pendidikan, maupun kewirausahaan,” katanya.
“Selain itu anak muda perlu terus belajar dan mengasah kemampuan diri, supaya tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tapi bisa menciptakan karya positif dan bermanfaat bagi banyak orang,” imbuhnya.
Penggunaan AI
Perempuan kelahiran Kawangkoan, 5 Desember 2003 ini menjelaskan, salah satu tantangan yang dihadapi dalam pengembangan kreativitas ialah penggunaan AI.
Menurutnya penggunaan AI harus disikapi dengan bijak, yang sebaiknya dipakai sebagai alat bantu, dan bukan untuk menggantikan cara berpikir manusia.
“Kita sebagai generasi muda tetap harus berpikir kritis, berani menyampaikan pendapat, dan mengembangkan ide dari pengalaman serta sudut pandang sendiri,” ungkap Tirsa.
“Dengan begitu, kreativitas tetap terjaga dan kita tidak sepenuhnya bergantung pada teknologi,” ujar pemilik akun Instagram @tirsanataliaa ini.
Tirsa menekankan, AI bisa mempercepat dan mempermudah pekerjaan, tapi kreativitas dan keunikan karya tetap berasal dari manusia.
Dia berpendapat, pemerintah harus lebih aktif mendengar aspirasi dan ide anak muda, serta memberi dukungan lewat kebijakan atau program yang mendorong kebebasan berekspresi, seperti ketersediaan ruang berkreasi, pelatihan, atau pendanaan.
“Selain itu, bekerja sama dengan sekolah, komunitas, dan para kreator juga penting, supaya anak muda punya lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan bakat dan kreativitasnya,” pungkasnya. (Mhr)
