Pra Karantina PPH 2026 Latih dan Bekali Seluruh Finalis

TERBERITA.COM, Manado – Pemilihan Putra Putri Hukum (PPH) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) tahun 2026 kini memasuki tahapan pra karantina hari ke dua.

Berlangsung di Auditorium Fakultas Hukum (FH) Unsrat, kegiatan ini diikuti 10 pasang finalis putra dan putri yang sebelumnya berhasil lolos dari seleksi tertulis serta wawancara.

Pra karantina sendiri bertujuan membekali serta melatih seluruh finalis PPH agar memiliki pengetahuan dan kemampuan guna menjadi representasi FH Unsrat.

Finalis putri, Clarisa Manoppo saat diwawancarai mengaku sangat senang bisa mengikuti pra karantina PPH 2026.

“Awalnya tidak menyangka karena baru pertama kali mengikuti ajang seperti ini, dan selama mengikuti setiap tahapan jujur saya mendapat ilmu baru dan berharga,” ungkap Clarisa.

Dirinya mengungkapkan, pra karantina sangat membantu dalam meningkatkan rasa percaya diri.

“Sangat bersyukur semua finalis memiliki komunikasi dan koordinasi yang baik, di samping itu juga rasa kekeluargaan diantara kita semakin terbangun,” imbuhnya.

Ken Elvin Dimitri Lingga, selaku finalis putra yang juga sebagai lurah berujar, dirinya sangat berterima kasih atas kesempatan serta kepercayaan yang diberikan.

“Memang ini tidak mudah, tapi saya ingin mengajak semuanya maju bersama-sama dan berkembang ke arah lebih baik,” ucap Ken, Selasa (29/9/2026).

“Menurut saya part paling challenging ialah latihan catwalk karena belum pernah melakukannya,” katanya.

Lelaki asal Makassar ini berharap semua finalis bisa berusaha maksimal hingga seluruh tahapan pemilihan selesai dilaksanakan.

 

Harapan panitia pada seluruh finalis

Koordinator seksi acara panitia pemilihan PPH 2026, Michelle Sepang menyebutkan, dirinya merasa senang karena antusiasme dan keaktifan peserta sepanjang pra karantina.

“Terlebih di sesi latihan Q&A, sangat terlihat keberanian mereka menyampaikan pendapat, merespon pertanyaan, dan menunjukkan karakter masing-masing,” jelasnnya.

Putri Hukum Unsrat 2025 ini menuturkan, baginya pra karantina tidak hanya tentang mempersiapkan diri menjadi seorang Putra atau Putri Hukum, tetapi bagaimana setiap finalis bisa berkembang, lebih percaya diri, dan berani menunjukkan potensi yang dimiliki.

“Sangat berharap keaktifan dan semangat di hari kedua ini bisa terus dipertahankan sampai seluruh rangkaian selesai,” tambahnya.

“Untuk teman-teman finalis, jangan takut salah, jangan takut mencoba, dan yang paling penting, jangan takut menunjukkan diri kalian yang sebenarnya,” tandas Michelle. (Mhr)