Literasi Berkilau: Lomba yang Menyapa Impian Anak-Anak SD Inpres Perumnas Uluindano

TERBERITA.COM, Minahasa – Mahasiswa KKN Tematik Literasi Unima sukses selesaikan rangkaian kegiatan literasi di SD Inpres Perumnas Uluindano, berlokasi di Kelurahan Uluindano, yang dimulai pada 20-24 Oktober 2025.

Kegiatan yang dilakukan ialah membaca nyaring, mengulas buku, proyek berbasis buku bacaan, dan menulis buku berbasis buku bacaan.

Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat baca dan membuka wawasan pengetahuan terhadap peserta didik.

Pada Hari Jumat kegiatan lomba literasi yang berlangsung pada tanggal 24 Oktober 2025, Mahasiswa Unima mengadakan kompetisi membaca nyaring untuk siswa kelas 4-6 dan mewarnai untuk kelas 1-3, sekaligus menandai perpisahan mereka dari sekolah tersebut dengan penuh haru dan inspirasi.

Kegiatan ini merupakan bagian integral dari program KKN Unima di Kelurahan Uluindano, bertujuan meningkatkan kreativitas dan minat literasi anak melalui pendekatan edukasi yang menyenangkan serta interaktif.

Di hari tersebut, siswa kelas 4-6 berkompetisi dalam membaca nyaring dengan tema cerita motivasi tentang keberagaman budaya Indonesia, di mana mereka harus menyampaikan bacaan dengan intonasi hidup dan pemahaman mendalam.

Sementara, siswa kelas 1-3 terlibat dalam lomba mewarnai gambar edukasi seperti pemandangan alam dan hewan endemik Sulawesi Utara, menggunakan pensil warna dan krayon yang disediakan mahasiswa.

Korpos Uluindano, Hizkia Manopo berujar, ia bersama teman-temannya sangat terharu melihat antusiasme semua anak saat mengikuti rangkaian kegiatan.

“Ini sangat membantu dalam hal peningkatan kreativitas dan kualitas belajar mereka semua,” sebut Hizkia.

Kepala sekolah SD Inpres Perumnas Uluindano, Jeanne Detty Montolalu S.Pd., mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN Tematik Literasi Unima.

“Sekolah kami sedang fokus meningkatkan literasi, karena itu kegiatan dari mahasiswa sangat membantu dan berdampak besar bagi anak-anak,” ungkap Jeanne.

Dia menyebutkan anak-anak sangat aktif dan antusias, apalagi saat pelaksanaan lomba di hari Jumat.

“Kehadiran mahasiswa memberi pengaruh besar dan mendorong mereka lebih semangat membaca. Saya juga melihat langsung kegiatan di kelas, dan hasilnya sangat baik,” ucapnya.

“Terima kasih kepada semua mahasiswa yang sudah melaksanakan program literasi ini, semoga terus berhasil,” katanya.

Juri lomba, Joen, menambahkan bahwa lomba mewarnai sangat efektif merangsang imajinasi dan motorik halus anak-anak kelas 1-3.

“Saya melihat perkembangan positif untuk anak-anak, terbukti metode seperti ini berhasil meningkatkan kemampuan mereka,” tutur Joen.

Senada, panitia lomba, Elisa, menjelaskan bahwa membaca nyaring untuk kelas 4-6 telah meningkatkan kemampuan literasi dan kepercayaan diri siswa secara signifikan.

“Dampaknya positif serta bisa dilihat secara nyata,” imbuh Elisa.

Masyarakat Kelurahan Uluindano menyambut baik inisiatif ini, dengan harapan dapat menjadi contoh bagi pengembangan pendidikan di daerah lain.

Acara ditutup dengan perpisahan yang emosional, di mana mahasiswa memberikan kenang-kenangan berupa hadiah dan sertifikat kepada para siswa-siswi yang juara dan hadiah pada guru-guru serta sesi berbagi pengalaman.