Alasan Chintya Walangitan Aktif di Dunia Kampus, dari Kembangkan Soft Skill Hingga Jadi Inspirasi

TERBERITA.COM, Manado – Proses belajar di perguruan tinggi atau kampus tidak hanya sebatas akademik, tapi juga nonakademik melalui banyak kegiatan kemahasiswaan.

Faktor Inilah yang membuat mahasiswa bisa lebih aktif berorganisasi dan bersosialisasi di dunia kampus demi mengembangkan soft skill serta memperluas jejaring.

“Kemampuan seperti kepemimpinan, manajemen waktu, penyelesaian masalah, cara berkomunikasi, kerja sama tim dan perluasan networking lebih penting daripada sekadar memahami teori di kelas,” ungkap Chintya Walangitan ketika ditanya alasan aktif di kampus.

Perempuan kelahiran Manado, 9 Februari 2003 ini mengatakan, terlibat di berbagai aktivitas kampus memberinya kesempatan belajar menghadapi dinamika dunia nyata dengan beragam karakter dan kepribadian orang.

“Selain itu, setiap tanggung jawab yang dipercayakan menjadi proses pembelajaran agar lebih matang,” ujarnya.

Meski begitu, ia tetap berusaha menyeimbangkan antara tugas sebagai mahasiswi dan waktu bersenang-senang.

Perempuan berzodiak Aquarius ini menekankan, kunci utamanya ialah menentukan prioritas.

“Harus selektif memilih aktivitas, apalagi bagi banyak anak muda manajemen waktu menjadi hal yang tidak mudah,” imbuhnya.

“Dengan begitu, seberat apa pun tantangannya saya bisa menikmati semua proses tanpa merasa terbebani,” tuturnya.

Pemilik akun Instagram @chintyagataaa ini menambahkan, tantangan terbesar selama menekuni dunia kampus adalah bagaimana menyeimbangkan antara prestasi akademik dan nonakademik.

“Melalui pengalaman di kampus saya belajar banyak hal baru, salah satunya adalah konsistensi menjalani setiap peran,” tukasnya.

Chintya pun mengakui tidak hanya ingin berkembang untuk diri sendiri, tetapi berdampak positif bagi banyak orang.

“Selain itu, saya berharap bisa menjadi teladan bagi generasi muda di mana pun saya berada,” pungkasnya. (Mhr)