Cara Putri Aurelia Sigar Hadapi Tantangan Saat Belajar di Kampus
TERBERITA.COM, Manado – Perjalanan menempuh pendidikan seringkali menemui berbagai macam tantangan, baik dari diri sendiri maupun faktor eksternal lainnya.
Berbagai tantangan tersebut menjadi bagian dari proses belajar dan pendewasaan seseorang.
Hal ini dialami semua orang tanpa terkecuali, baik di bangku sekolah maupun perguruan tinggi.
“Tantangan tersulit selama kuliah bukan cuma soal tugas dan pelajaran, tapi bagaimana menghadapi masalah dengan teman, dosen, maupun pasangan,” kata Putri Aurelia Sigar.
Menurut dia, terkadang perbedaan pendapat antara teman atau dosen bisa memunculkan rasa tidak nyaman.
“Begitu juga masalah pribadi, seseorang bisa selalu memikirkannya sampai mengganggu fokus belajar,” ucap gadis hobi traveling ini.
“Tantangan bagi saya adalah bagaimana mengendalikan diri, menghargai perbedaan pendapat, dan tetap fokus pada tanggung jawab,” tukas Aurel.
Dia menjelaskan, menenangkan diri adalah cara paling sederhana saat menghadapi masalah, terutama beda pendapat.
“Saya tidak langsung mengambil keputusan atau membalas ketika emosi. Jika perlu, ceritalah pada orang yang kita percaya supaya bisa dapat pandangan lebih baik dan tidak memendamnya sendiri,” ujarnya.
“Setiap masalah harus dihadapi, tapi sebisa mungkin jangan sampai mengganggu proses belajar,” kata gadis kelahiran Langowan 7 November 2006 ini.
Atasi malas belajar dan bangun relasi di kampus
Mahasiswi Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) ini mengaku, ia biasanya memberi waktu bagi diri sendiri untuk beristirahat ketika lelah dan banyak pikiran.
“Setelahnya saya coba belajar sedikit demi sedikit dan tidak memaksakan diri. Kita perlu mencari suasana nyaman, misalnya sambil dengar musik atau belajar di tempat yang bisa meningkatkan fokus,” tuturnya.
“Paling penting, berusahalah supaya rasa malas tidak jadi alasan untuk menunda tugas. Kalau terlalu sering ditunda, malah akan semakin banyak dan meningkatkan stres,” ucap gadis berzodiak Scorpio ini.
Selain belajar di kampus, Aurel diketahui aktif bersosialisasi dan membangun relasi bersama mahasiswa yang dimulainya dari hal sederhana.
“Berusaha terbuka agar mengenal orang baru, bukan cuma teman kelas, tapi dari jurusan lain. Apabila ada kerja kelompok atau kegiatan kampus, saya ikut terlibat dan bekerja sama,” ungkap pemilik akun Instagram @aurells_05 ini.
Baginya, komunikasi, kerja sama, dan saling menghargai satu sama lain mampu memperkuat relasi.
“Merasa jenuh atau lelah dengan proses sebenarnya hal wajar, kita tidak harus selalu kuat setiap saat. Jika memang lelah, ambil waktu istirahat,” ungkap dia.
“Ingat kembali alasan kita mulai dan apa yang ingin kita capai. Berhenti membandingkan proses dengan orang lain, karena setiap orang punya waktunya masing-masing,” paparnya.
“Jadi, walaupun jalannya pelan, tetaplah berusaha, tetap percaya pada diri sendiri, dan jangan mudah menyerah,” tutupnya. (Mhr)
