Hari Kartini dan Perjuangan Perempuan Indonesia

TERBERITA.COM, Manado – Peringatan Hari Kartini yang jatuh 21 April selalu menjadi pengingat bagi perempuan Indonesia untuk terus berjuang membangun bangsa.

Semangat yang diwariskan Kartini terbukti mampu menginspirasi perempuan lintas generasi agar terus maju dan berkembang.

Meski begitu, tantangan yang dihadapi kaum perempuan dalam kehidupan bermasyarakat tidak serta merta hilang.

“Sebagai Kartini masa kini, saya melihat tantangan terbesar perempuan Indonesia adalah bagaimana memaksimalkan kesempatan dengan tetap menjaga keseimbangan peran,” kata perempuan bernama lengkap Alit Suci Parameswary.

Menurutnya, perempuan sudah memiliki akses lebih luas terhadap banyak aspek namun masih ada tantangan dalam hal pengembangan diri, kepercayaan diri, serta membagi peran antara karier dan kehidupan pribadi.

“Di era digital, perempuan juga dihadapkan pada berbagai pengaruh, sehingga penting untuk tetap bijak menjaga nilai diri, dan terus berkembang,” ujarnya.

“Kuncinya ialah beradaptasi, percaya pada kemampuan diri, dan terus berkontribusi secara positif bagi masyarakat,” sebut perempuan kelahiran Kotamobagu, 20 Juni 2003 ini.

Ia menuturkan, kondisi perempuan Indonesia masih dihadapkan pada tantangan berupa kekerasan dan ketidakadilan di beberapa situasi.

Suci yang merupakan penyandang gelar Sarjana Hukum menjelaskan, kondisi tersebut menunjukan upaya penciptaan lingkungan aman dan setara harus terus diperkuat, baik melalui edukasi, kesadaran, maupun penegakan hukum.

“Penting bagi kita semua untuk saling mendukung, menghargai, dan menciptakan ruang aman agar perempuan dapat tumbuh, berkarya, dan berkontribusi optimal tanpa rasa takut,” ungkap pemilik akun Instagram @suciparameswary ini.

“Pendidikan paling utama, sangat penting bagi perempuan menyelesaikan pendidikan karena akan membuka lebih banyak peluang di masa depan,” tukas peraih gelar Harapan II Nanu Kotamobagu 2023 ini.

“Dengan pendidikan dan pengembangan diri, perempuan turut berperan meningkatkan kualitas SDM Indonesia,” imbuhnya.

Dirinya pun mengingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh batasan atau stigma, serta harus beradaptasi di era digital.

“Sesuai tema Hari Kartini 2026 yakni Semangat Kartini Lintas Generasi, saya sangat berharap kita bisa bangkit lebih kuat. Dengan begitu, perempuan dapat terus berkarya dan menjadi bagian penting mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tandasnya. (Mhr)