Tes Tertulis dan Wawancara PPH Tuai Apresiasi Dekan

TERBERITA.COM, Manado – Panitia Pemilihan Putra Putri Hukum (PPH) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) 2026 menggelar tees tertulis dan wawancara, pada Senin (21/9/2026).

Kegiatan ini dibuka langsung Dekan Fakultas Hukum (FH) Unsrat, Prof. Dr. Jacobus Ronald Mawuntu, S.H., M.Hum., yang pada sambutannya mengapresiasi pelaksanaan pemilihan PPH karena terbukti membawa dampak positif.

“Saya sepenuhnya mendukung pemilihan PPH karena sejauh ini terbukti memberi kontribusi positif bagi fakultas dan mahasiswa,” ujarnya.

Menurut Ronald, Duta FH harus diuji dari berbagai aspek termasuk akademik dan menjadi teladan serta memotivasi seluruh mahasiswa.

“Kalian akan menjadi wajah FH Unsrat apalagi jika nantinya ada kegiatan tingkat universitas, maupun ketika pihak fakultas melaksanakan sosialisasi serta pengabdian kepada masyarakat,” imbuh Dekan FH.

“Tetap jaga kesehatan, berkompetisi secara sportif dan semoga semua rangkaian acara berjalan lancar,” ungkap dia.

 

Pengakuan calon finalis

Gavrilia Kharisia Nender, selaku calon finalis saat diwawancarai mengaku melakukan sejumlah persiapan seperti berkas, materi, maupun belajar pengetahuan umum.

“Setelah mendapatkan informasi soal teknis kegiatan pada TM I saya berusaha sebaik mungkin mempersiapkan semuanya,” ucap dia.

Kharis mengatakan, dirinya sempat gugup saat akan mengikuti tes, meski begitu ia mampu menenangkan diri sebelum tes dimulai.

“Sangat berharap semua calon finalis tetap semangat dalam berkompetisi, selalu sehat, dan apa pun hasilnya itulah yang terbaik,” sebutnya.

Senada, calon finalis putra, William Paulus mengatakan, sebelum mengikuti tes, ia telah mempersiapkan sejumlah hal agar bisa maksimal.

“Persiapan sudah saya lakukan dari TM I, karena ada beberapa hal yang jadi concern. Apalagi kita tidak punya bayangan atau bocoran terkait soal yang akan ditanyakan,” paparnya.

“Semoga semua berjalan baik dan berharap melalui ini kita dapat meningkatkan kualitas diri baik sebagai mahasiswa maupun seorang duta kampus,” ucap dia.

 

Penjelasan panitia pemilihan

Ketua panitia Pemilihan Putera Puteri Hukum 2026, Marselino Sasauw berujar, tes tertulis dan wawancara dirancang untuk menguji wawasan hukum dasar, isu hukum terkini, pola pikir kritis, sikap, serta kemampuan komunikasi para calon finalis ketika menyampaikan gagasan secara percaya diri.

“Tujuan utamanya mengukur keseimbangan antara kecerdasan, penampilan, dan perilaku, sehingga dapat terpilih perwakilan mahasiswa yang mampu menjadi duta kampus serta membawa citra positif bagi FH Unsrat,” ungkap Marsel.

“Sebagai ketua panitia, harapan terbesarnya adalah melahirkan figur duta berintegritas, berwawasan, dan inspiratif, sembari memastikan seluruh proses seleksi berlangsung secara objektif, serta transparan,” tukasnya.

Koordinator seksi acara pemilihan PPH 2026, Michelle Sepang menuturkan, tes tulis dan wawancara berjalan baik dan tanpa kendala.

“Senang melihat antusiasme peserta mengikuti seluruh rangkaian, hal paling menggembirakan ketika melihat mereka berkeinginan mengembangkan potensi diri, dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar,” sebutnya.

Bagi Michelle, proses ini bukan sekadar menjawab soal atau pertanyaan wawancara, tetapi kesempatan melihat karakter, pola pikir, kepedulian, serta kesiapan peserta untuk berperan sebagai bagian dari FH Unsrat.

“Pada akhirnya, Putra Putri Hukum bukan hanya tentang menjadi seorang perwakilan, tetapi bagaimana membawa nama baik FH Unsrat melalui sikap, dan prestasi,” tegasnya.

Ketua Ikatan Putra Putri Hukum, Ryan Manangkalangi menjelaskan, tes tertulis dan wawancara tidak hanya menjadi proses menilai pengetahuan dan kemampuan peserta.

“Momen ini menjadi kesempatan untuk melihat karakter, integritas, kepercayaan diri, serta potensi setiap calon Putra dan Putri Hukum 2026,” kata Ryan.

“Atas nama ikatan, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, dewan juri, pihak yang terlibat, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menyukseskan kegiatan pada hari ini,” tuturnya.

“Semoga seluruh rangkaian Pemilihan PPH 2026 berjalan lancar dan melahirkan figur-figur yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan komitmen membawa nama baik Ikatan serta berdampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

“Berharap seluruh peserta bisa mengikuti setiap tahapan dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi sportivitas, dan memberikan kemampuan terbaiknya,” tambahnya.

“Selamat berproses kepada seluruh peserta, beri yang terbaik, dan jadilah representasi generasi muda yang sadar dan peduli terhadap hukum,” tutupnya. (Mhr)