Putera dan Puteri Hukum Unsrat Siap Jadi Representasi Mahasiswa
TERBERITA.COM, Manado – Putera Puteri Hukum (PPH) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) 2025 bakal menunaikan tugas selama setahun ke depan.
Dalam wawancara bersama media ini, Michelle Halena Praise Sepang dan Marsel Rafael Sasauw menegaskan siap menjadi wajah Fakultas Hukum (FH) Unsrat.
Michelle berujar, selaku Puteri Hukum dirinya ingin menjadi representasi mahasiswa FH dengan kualitas intelektual dan karakter yang baik.
“Tentu upaya tersebut harus konsisten dan fokus pada penguatan citra positif mahasiswa, dengan mendorong kegiatan sosial serta akademik yang bermanfaat,” ungkap Michelle.
Sebagai duta kampus ia mengaku akan memperkenalkan FH melalui pendekatan modern dan komunikatif.
“Seperti menciptakan konten informatif di media sosial tentang prestasi mahasiswa, program unggulan, dan kegiatan akademik,” jelas pemilik akun Instagram @mchzlna ini.
Perempuan kelahiran Manado, 29 Juni 2006 ini menjelaskan, dalam aspek sosial, dia akan memberdayakan Civitas Akademika Unsrat dan berusaha mendengarkan aspirasi mahasiswa.
Untuk menginspirasi teman-teman mahasiswa, Michelle mengungkapkan ingin menjadi sosok yang bukan hanya berbicara, tetapi juga bertindak.
“Saya akan berupaya menjadi role model, bersikap disiplin, berprestasi, dan berkomitmen kuat serta selalu konsisten menjalankan tugas,” ungkapnya.
Sementara, Marsel yang adalah Putera Hukum Unsrat 2025 menyebutkan bakal menggunakan media sosial untuk memperkenalkan FH Unsrat.
“Zaman sekarang hampir semua orang memiliki akun media sosial, ini bisa jadi kesempatan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang peran Hukum dalam menanggapi isu viral di media sosial,” sebut Marsel.
Lelaki kelahiran 2 Maret 2006 ini berujar, sebagai Duta FH Unsrat, ia bakal menyoroti prestasi mahasiswa selaku branding jangka panjang.
“Melalui berbagai prestasi yang berhasil diraih, FH Unsrat terbukti bisa menghasilkan banyak lulusan kompeten dan mampu bersaing,” tukas Marsel.
Pemilik akun Instagram @marsel_sasauw ini menambahkan, pada aspek sosial PPH akan menyelenggarakan bakti sosial dirangkaikan edukasi hukum lingkungan.
“Contohnya gerakan bersih-bersih area publik, sambil memberi penyuluhan singkat mengenai sanksi yuridis terkait buang sampah sembarangan. Menurut saya, ini menegaskan kepedulian berbasis penegakan aturan,” imbuhnya.
Lebih lanjut Marsel menjelaskan pihaknya akan melaksanakan kunjungan ke panti asuhan untuk memberikan motivasi dan edukasi peran hukum dalam perlindungan anak.
“Kami berkomitmen hadir guna memanusiakan hukum di tengah masyarakat, bukan hanya di ruang kelas,” tegasnya.
Ia mengaku akan terus memberi dukungan dan apresiasi atas usaha dan hasil dari semua mahasiswa FH Unsrat sekecil apa pun.
“Bagi saya, pengakuan publik adalah salah satu hal vital bagi mahasiswa untuk terus berkreasi, mempertahankan integritas akademiknya, dan mengukir prestasi lebih tinggi,” tandasnya. (Mhr)
