Menwa Unima Gelar Bakti Sosial di Tounsaru
TERBERITA.COM, Minahasa – Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Negeri Manado (Unima) kembali menunjukkan komitmennya sebagai mahasiswa yang hadir dan berdampak bagi masyarakat melalui kegiatan Ketahanan Pangan dan Bakti Sosial di Kelurahan Tounsaru, Jumat (10/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, anggota Menwa Unima membagikan bibit jagung dan labu kepada masyarakat sebagai upaya mendorong pemanfaatan lahan pekarangan dan memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Penyerahan bibit dilakukan secara simbolis kepada masyarakat bersama jajaran Pemerintah Kelurahan Tounsaru.
Tidak hanya membagikan bibit, Menwa Unima juga mengedukasi warga mengenai pentingnya ketahanan pangan, solusi yang dapat diterapkan di tingkat rumah tangga, serta peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mendukung kemandirian pangan masyarakat.

Lurah Tounsaru, Jimmy Muaya, S.IP, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota menwa atas kepedulian dan pengabdian yang ditunjukkan kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik Menwa Unima yang telah menunjukkan inisiatif dan inovasi melalui kegiatan yang sangat bermanfaat ini,” kata Jimmy.
”Program seperti ini sangat membantu masyarakat sekaligus memberikan edukasi tentang pentingnya ketahanan pangan. Kami berharap ke depan akan ada kerja sama lanjutan antara Menwa Unima dan Kelurahan Tounsaru sehingga semakin banyak program yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Turut hadir dan menyerahkan bantuan bibit kepada masyarakat, Ketua Menwa Unima periode 2022–2025, Frenly Nayoan, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.
“Menwa tidak hanya dibentuk untuk menanamkan disiplin dan semangat bela negara, tetapi juga harus mampu menjadi pelopor kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ketahanan pangan adalah isu penting, dan mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk ikut menghadirkan solusi di tengah masyarakat,” ungkap Frenly Nayoan.

Sementara, Ketua Menwa Unima periode 2025–2026, Zhyelomitha Mamusung, menegaskan program ini menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat.
“Kami ingin terus hadir sebagai organisasi responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui pembagian bibit dan edukasi ketahanan pangan ini, kami berharap warga semakin termotivasi memanfaatkan lahan yang dimiliki sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ke depan, kami siap melanjutkan program-program pengabdian yang berkelanjutan bersama pemerintah kelurahan dan masyarakat,” ujarnya.
