GenBI Care 2026 Wujud Nyata Kepedulian dan Pengabdian
TERBERITA.COM, Manado – Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) sukses menggelar GenBI Care 2026 di panti sosial Victoria, sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian pada penyandang disabilitas.
Dengan tagline Cinta, Aksi, dan Rasa Empati serta tema Our Act of Care for Inclusivity and Smiles, kegiatan ini tidak hanya fokus pada pemberian bantuan, tapi bagaimana GenBI hadir, berinteraksi, belajar, dan menciptakan pengalaman bermakna.
GenBI Care dirancang dengan memperhatikan prinsip inklusivitas. Setiap penerima manfaat diberikan kesempatan berpartisipasi sesuai kemampuan, kondisi, dan kenyamanan masing-masing.
Tujuannya mewujudkan kepedulian melalui aksi nyata, membantu memenuhi kebutuhan panti, membangun interaksi positif, serta mengenalkan nilai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBPR) lewat edukasi sederhana, interaktif, dan adaptif.
Dalam pelaksanaanya GenBI Care diisi sejumlah sesi menarik seperti Care to Know atau saling kenal, di mana panitia dan anggota GenBI berbaur bersama anak-anak panti sosial Victoria.
Selanjutnya, peserta mengikuti sesi Care to Learn yakni sesi belajar dan sosialisasi CBPR oleh Komisariat Unsrat, berkolaborasi bersama Komisariat Unima.
Penyampaian ringan dan edukatif
Materi disampaikan secara ringan, edukatif, dan interaktif serta menyesuaikan kondisi serta kemampuan penerima manfaat. Anggota GenBI turut mendampingi peserta apabila membutuhkan bantuan atau penjelasan tambahan.
Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan Care Quiz yaitu belajar sambil bermain, di mana peserta diajak mengikuti kuis interaktif mengenai CBPR.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan anak-anak panti yang menyanyikan sejumlah lagu.
Puncaknya tiba pada sesi Care Moment: Share the Smiles saat panitia bersama GenBI Komisariat Unsrat memberikan sembako kepada pihak panti sebagai bentuk nyata kepedulian, dan rasa sepenanggungan.
Bentuk nyata kepedulian
Ketua Panitia GenBI Care 2026, Kesya Sondang dalam keterangannya menyebutkan, kegiatan ini dihadirkan sebagai bentuk kepedulian melalui cinta, aksi nyata, dan rasa empati kepada teman-teman di panti disabilitas.
“Bagi kami, aksi sosial bukan hanya sebatas memberi bantuan, tapi tentang bagaimana kita hadir, berinteraksi, dan menciptakan ruang aman, nyaman, serta inklusif bagi penerima manfaat,” ungkap Kesya.
Ia menjelaskan, tema Our Act of Care for Inclusivity and Smiles sengaja dipilih karena pihaknya ingin menunjukkan bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana, salah satunya membangun interaksi dan kebersamaan.
“GenBI Care tidak hanya fokus pada pemberian bantuan, tetapi juga menghadirkan edukasi CBPR yang dikemas melalui interaksi dan permainan sederhana,” ungkapnya, Jumat (28/8/2026).
“Berharap momen ini menjadi pengalaman untuk belajar memahami bahwa setiap orang memiliki kondisi, kemampuan, dan cara berkomunikasi yang berbeda. Karena inklusivitas bukan soal mengajak semua orang hadir, namun tentang memastikan setiap orang merasa dihargai, dilibatkan, dan diterima,” pungkasnya.
Erna Victoria Noli, selaku pendiri dan pengelola panti mengaku bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan GenBI Unsrat yang perhatian dan peduli pada anak-anak disabilitas Panti Victoria.
“Apresiasi atas aksi GenBI Unsrat, kami melihatnya sebagai teladan bagi anak muda agar peduli terhadap mereka yang membutuhkan perhatian, khususnya anak-anak disabilitas,” ucap Erna.
“Ini merupakan tindakan luar biasa dan menginspirasi generasi muda untuk tetap memberi perhatian kepada kaum yang membutuhkan,” imbuhnya.

“Semoga kehadiran anak-anak GenBI dapat membentuk mereka menjadi pribadi-pribadi yang memiliki rasa empati besar terhadap sesama dan terus menjadi berkat bagi banyak orang,” tandasnya. (Mhr)
