Pra Karantina dan Pengakuan Finalis PPK 2026

TERBERITA.COM, Manado – Pemilihan Putera Puteri Kawanua (PPK) tahun 2026 melaksanakan Pra Karantina di Nutrihub Manado, yang diikuti seluruh finalis dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.

Pada pelaksanaannya, kegiatan ini bertujuan membekali finalis dengan empat pilar utama PPK yakni, Pendidikan, Pariwisata, Budaya, dan Sosial.

Finalis putera, Stiev Tumangkeng mengatakan bahwa selama proses pemilihan dirinya bisa merasakan sensasi kekeluargaan sesama finalis.

“Meski bukan pertama kali mengikuti ajang seperti ini, tetap saja ada perasaan gugup. Apalagi saat sashing ceremony dan preliminary, itu tantangan terbesar karena harus bisa tampil maksimal baik dari catwalk maupun speech,” ungkap Stiev.

Menurutnya, PPK merupakan wadah pembentukkan generasi muda yang bertujuan membangun kualitas individu serta memperluas jejaring demi menciptakan insan unggul dan berprestasi.

“Berharap semuanya lebih bersemangat mengikuti setiap tahapan sampai selesai,” ujarnya.

Senada, Yesika Ratulangi selaku finalis putri mengaku bahwa sashing ceremony dan preliminary adalah fase paling menantang sejauh ini.

“Karena banyak finalis menunjukkan kelebihan serta keunggulan mereka, jadi bagi saya rasanya sangat menantang,” ucap Yesika.

Meski begitu dirinya tetap berusaha sebaik mungkin menampilkan potensi terbaik.

“Walaupun Pemilihan Putera Puteri Kawanua adalah kompetisi, ikatan kekeluargaan diantara kita sesama finalis tetap terbangun dengan baik,” tukasnya.

Yesika berharap semua finalis dapat berjuang maksimal selama berkompetisi di PPK.

“Untuk seluruh finalis mari terus semangat sampai selesai dan tetap jaga kekompakan,” katanya, Sabtu (19/9/2026).

Finalis puteri, Jessica Pontoh mengungkapkan sedari awal hingga pelaksanaan pra karantina, panitia selalu mengusahakan yang terbaik bagi para finalis sehingga semua agenda berjalan lancar.

“Di samping itu kita juga tetap berusaha maksimal, baik dari persiapan materi, kondisi fisik, mental, wawasan maupun pengetahuan,” tutur Jessica.

Ia mengungkapkan, meski sempat gugup dan tidak percaya diri di seleksi wawancara, dirinya mampu mengatasi masalah tersebut.

“Bersyukur bisa teratasi dan membangun rasa percaya diri hingga bisa sampai di titik ini,” imbuhnya.

“Harapan saya semoga proses pemilihan berjalan baik sampai selesai, dan kiranya kebersamaan kita selalu terjalin,” pungkasnya. (Mhr)