Tekad Kuat Yesika Ratulangi Seimbangkan Kuliah dan Kerja
TERBERITA.COM, Manado – Keinginan bekerja dan belajar membutuhkan pengorbanan serta komitmen kuat untuk menjalaninya.
Suka atau tidak, keadaan tersebut bakal merenggut banyak waktu karena harus menyeimbangkan antara studi serta pekerjaan.
Itulah yang dirasakan Yesika Yohana Aprilia Ratulangi. Ia mengatakan selalu menguatkan tekad agar tidak menyerah selama masih bisa berusaha.
“Saya tidak mau terjebak rasa malas ataupun iri pada orang lain hanya karena tak seberuntung mereka,” tegasnya.
Baginya, kemandirian adalah langkah awal menuju kesuksesan.
Mahasiswi Universitas Trinita Manado ini diketahui berjuang menempuh pendidikan sambil bekerja.
Saat ditanya cara membagi waktu, gadis yang akrab disapa Jeje itu menjawab bahwa ia selalu menentukan skala prioritas.
“Jika di kampus ada hal lebih mendesak maka saya akan mengomunikasikan dengan atasan di tempat kerja untuk minta izin, begitu juga sebaliknya tapi tetap profesional tentunya,” ungkapnya.
Ukir prestasi di ajang kecantikan
Walau diperhadapkan banyak tantangan, pemilik akun Instagram @Jeje_ratulangi ini diketahui berhasil mengukir prestasi dengan menjadi pemenang di dua ajang kecantikan.
Tercatat dirinya pernah menyabet gelar Putri Universitas Trinita Manado pada tahun 2025.
Terbaru, gadis kelahiran Manado 19 April itu berhasil menyandang gelar Miss Teen Star Sulawesi Utara 2026.
Jeje bercerita, tantangan terbesar tatkala mengikuti dua dua ajang tersebut ialah keluar dari zona nyaman.
“Baik secara langsung maupun tidak, saya dituntut untuk terus mengupgrade skill dan kualitas diri baik dari segi pengetahuan, wicara publik maupun ketahanan mental,” tukasnya.
“Menaklukkan keraguan dalam pemikiran sendiri dan mengubahnya menjadi keberanian untuk terus belajar di setiap pembekalan adalah pencapaian terbesar selama proses pemilihan,” imbuhnya.
“Sangat bersyukur karena pasangan saya selalu memberi dukungan terhadap keputusan yang saya ambil,” ungkap Jeje.
Ia mengaku sempat merasa kehilangan hobi sampai pada satu titik dirinya sadar bahwa mencari pengalaman baru adalah hobi yang akan selalu dia tekuni.
“Pengalaman paling berharga adalah proses metamorfosis selama mengikuti pageant, kita tidak hanya diajarkan tampil di depan publik, tetapi diharuskan mengenali potensi terbaik pribadi kita, dan mengelola kelemahan menjadi kekuatan,” ujarnya.
“Menemukan versi lebih tangguh, adaptif, dan percaya diri adalah piala terbesar yang saya menangkan bahkan sebelum malam final dimulai,” pungkasnya. (Mhr)
