MLKI Sulut Apresiasi Penetapan 13 Juli Sebagai Hari Raya Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa

TERBERITA.COM, Manado – Majelis Luhur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (MLKI) Dewan Musyawarah Wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengapresiasi Menteri Kebudayaan Fadli Zon atas ditetapkannya 13 Juli sebagai Hari Raya Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Presidium Dewan Musyawarah Pusat MLKI, Iswan Sual mengaku sangat senang dan bersyukur atas penetapan tersebut.

Menurutnya sebagai penganut agama Malesung, yakni sistem kepercayaan asli Minahasa, menyambut baik apa yang sudah dilakukan Kementerian Kebudayaan.

“Apresiasi dan terima kasih kepada pak Menteri Fadli Zon, tentu hal ini merupakan bukti nyata dari pengakuan pemerintah kepada para penghayat kepercayaan lokal,” ucapnya, Rabu (8/7/2026).

“Semoga kebijakan bersejarah ini semakin memperkuat penghormatan terhadap keberagaman spiritual Nusantara, mempererat persaudaraan kebangsaan, serta mendorong pelestarian warisan budaya dan kepercayaan leluhur sebagai bagian tak terpisahkan dari jati diri Indonesia,” ungkapnya.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan mengeluarkan keputusan Menteri Kebudayaan nomor 135 tahun 2026 tentang Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Putusan tersebut menyebutkan bahwa tanggal 13 Juli resmi ditetapkan sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan bukan merupakan hari libur.

 

Sekilas Tentang Agama Malesung

Agama Malesung adalah agama leluhur masyarakat Minahasa di Sulawesi Utara yang telah ada jauh sebelum masuknya agama-agama dari luar Nusantara.

Nama Malesung merupakan nama kuno bagi wilayah dan masyarakat Minahasa. Hingga kini ajaran ini tetap diwariskan sebagai jalan hidup yang berakar pada nilai-nilai spiritual, budaya, dan kearifan leluhur.

Agama Malesung mengajarkan kepercayaan kepada Apo’ Kasuruang Wangko’, Tuhan Yang Mahakuasa, Pencipta dan Pemelihara alam semesta.

Hubungan manusia dengan Tuhan dipahami seperti hubungan anak dengan orang tua yang penuh kasih, tanggung jawab, dan penghormatan.