Ketua LPPM Unima Buka Penerimaan Proposal PKM di Wilayah Gunung Ruang Tagulandang Sitaro

MINAHASA – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Manado (Unima) kembali membuka penerimaan Proposal Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan dana PNBP Unima Tahun Akademik 2024.

 

Berdasarkan surat pemberitahuan nomor 263/UN41.9/TU/2024, program PKM kali ini mengusung tema, Mitigasi Bencana, Peduli Bencana, Revitalisasi Pasca Bencana, Pendidikan Bencana. Lokasi program pengabdian sendiri di laksanakan di wilayah bencana erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.

 

Ketua LPPM Unima, Dr. Armstrong F. Sompotan, SSi, MSi, mengatakan bahwa program PKM ini ditujukan kepada seluruh dosen-dosen dilingkup Unima.

 

“Aktifitas Pengabdian tentunya berkaitan dengan Pendidikan, Sosialisasi, Penyuluhan, Pelatihan dan Pemberdayaan di sekolah-sekolah maupun masyarakat wilayah bencana erupsi Gunung Ruang, Sitaro,” ujar Sompotan saat diwawancarai, Rabu (1/5/2024).

 

Doktor Sains Kebumian ini menghimbau penulisan proposal mengikuti ketentuan Panduan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2024.

 

“Jadwal pemasukan proposal pengabdian tahun 2024 dilaksanakan pada tanggal 30 April sampai 06 Mei 2024,” ungkapnya.

 

“Proposal Pengabdian dimasukan pengusul di Kantor LPPM Unima diantaranya hardcopy proposal dengan lembar pengesahan sudah ditandatangani Dekan 2 rangkap, softcopy proposal (file pdf) dengan syarat pengusul, jabatan fungsional minimal assisten ahli,” lanjutnya.

 

Disisi lain, Dosen Fisika ini juga menyebutkan pelaksanaan program PKM harus melihat minimal dua mahasiswa.

 

“Kegiatan Pengabdian dimulai 14 Mei sampai 15 Juli 2024 dengan melibatkan mahasiswa minimal 2 orang,” sebut Sompotan.

 

Sompotan berharap, melalui program PKM ini para dosen dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat yang terkena dampak erupsi Gunung Ruang Tagulandang, Sitaro.

 

“Tentunya, saya berharap dengan program PKM ini dapat memberikan manfaat serta berkolaborasi masyarakat yang terdampak bencana erupsi Gunung Ruang dan juga dapat mewujudkan tri fharma perguruan tinggi serta visi Unima Unggul, Inovatif Berdasarkan Mapalus,” pungkasnya. (JM)